Friday, May 10, 2013

Abu-abu



Berkali lari di kepala.
"Aku ini hitam"
Esoknya melompat lain
"Aku ini putih"
Terulang tak terhitung.
Lalu aku sadar.
Aku tak bisa mengaku hitam.
Dan aku pun tak bisa mengaku putih.
Bukan hanya tak bisa, aku pun tak tau.
Aku tak tau apakah aku hitam atau putih.
Aku hanya bisa menerima.
Bila hitam datang warnaku semakin gelap.
Bila putih datang warnaku semakin terang.
Karna aku abu-abu,
yang tak lepas dari keduanya,
yang tak bisa memilih hitam atau putih.
Biarkanlah,
ini hanya permainan warna.


-ral


No comments:

Post a Comment