Monday, December 12, 2011

Why people make promises?

Promises. Janji.
Janji dibuat untuk dipenuhi.
Sebuah janji dapat membawa seseorang menuju kesenangan.
Namun sebuah janji juga dapat membawa seseorang ke dalam kekecewaan.
Apabila sebuah janji, walaupun itu kecil, dipenuhi, tentu orang akan senang.
Tetapi, apabila dilanggar?


Sebuah janji dapat membawa petaka, kekecewaan, dan kekacauan,
apabila tidak dipenuhi, tentunya.


Janji. Abstrak. Dapat terjadi tanpa bukti konkrit.
Mengikat di hati, bagi orang yang memegang teguh tanggung jawab.
Menyakiti, apabila tidak terpenuhi.


Sayangnya, tidak semua orang, memegang janjinya dengan kuat.
Dan tidak semua orang, peka terhadap perasaan orang lain,
yang berharap, janji-janjinya akan dipenuhi.

-ral.

Sunday, December 11, 2011

O-Zone! ♥

edited from Tessa's Blog karna gue males nulisnya hehe
Rabu, 7 Desember 2011
hari ini di sekolah, kita kelas 11 bahasa seharian full prepare buat drama di depan anak-anak TK besok. awalnya ceritanya mau princess and the pauper, tapi karena banyak yang gatau ceritanya dan terlalu ribet serta waktu yg ga memungkinkan buat ngafalin semua dialognya, jadinya kita ganti cerita jadi little blue riding hood. Pulang sekolah anak-anak o2 yang nari closing hari ini latihan di o2. Setelah latihan, selesai kuranglebih jam 8an. Sampe rumah langsung buruan beres-beres buat persiapan besok.

Kamis, 8 Desember 2011
Hari ini, setelah drama di depan anak TK, gue Angie Bagus pergi ke o2 buat latian gabungan. Latiannya dari jam 3-9 malem. Studio o2 mendadak penuh banget karena semua murid dateng hari ini. sampe akhirnya pas selesai, gue langsung buruan pulang dan istirahat buat besok GR.

Jumat, 9 Desember 2011
hari ini pulang sekolah abis jerman gue langsung ke planetaria buat GR. cape sih berasanya, tapi tetep semangat lah latian. karena kemaren pumpkinetic ga ikutan latian gabungan, jadinya hari ini pumpkinetic latian gabungan deh. tapi ada 1 orang yang gabisa ikutan karena berbagai alasan yg gabisa gue cantumkan disini, dan dengan ketidak hadirannya dy serta beberapa kejadian yang udah terjadi, gue jadi cukup emosi sama si dia. nah pas udah kelar latihan, tiba-tiba anak-anak o2 dikumpulin kaya mau briefing gitu. gue gatau kenapa, ka adit marah2, dan ka monche yang jadi sasaran kena omelnya ka adit melulu. setelah sekian banyak komentar dan kritik yang memojokkan ka monche, tiba-tiba dr belakang gue, Will teriak 'happy birthday to you.happy birthday happy birthday happy birthday to you' dan ternyata, semuanya ngerjain ka monche yang hari ini ultah. gue shock karena gatau sama rencana ini, tapi happy birthday ka monche. abis selesai surprisenya gue pulang-pulang jam 9an. sampe rumah langsung siap-siap tidur

Sabtu, 10 Desember 2011

HAPPY BIRTHDAY O2 DANCE COMMUNITY!!!

hari ini o2 dance ulang tahun yang ke 5, makanya o2 ngadain acara yang namanya o-zone di planetaria cafe. nah pas hari H semua berjalan dengan lancar. Walaupun enggak sebagus pas GR. Gue juga sempet ada selek dikit sama Gala, tapi yaudalah, gue sampe rumah kuranglebih jam 10an, langsung beberes, dan tertidur karena bsok masih harus latian buat tim sukses Bagus.

Thursday, December 8, 2011

"Talk Less"

Hayley duduk di bangku taman pada suatu sore.
Murung, merenung, menerawang.
Kakak laki-lakinya melihat adiknya dari kejauhan.
Ia sangat menyayangi adiknya, dan ia tau ada sesuatu yang salah dengan adiknya tersayang.
"Hayley, sedang apa? Kenapa melamun sore-sore begini?" katanya ramah sembari menghampiri.
"Tidak apa, Kak. Hayley cuma bingung." jawabnya pelan, sambil tetap menerawang.
"Bingung kenapa? Mau cerita sama Kakak?"
"Hayley bingung, Kak. Kenapa Tuhan tidak adil?"
"Hey, tidak boleh begitu. Kenapa kamu bilang Tuhan tidak adil?"
"Soalnya, Hayley tidak sehebat teman-teman di sekolah. Hayley tidak punya apa-apa untuk dibanggakan, sementara temen-temen Hayley jago-jago semua."
"Hayley kan pintar, nilainya kan bagus? Teman-teman Hayley banyak yang nilainya jelek-jelek kan?"
"Iya Kak. Nilai Hayley memang bagus. Tapi tetap saja, nilai itu tidak berguna untuk hidup Hayley."
"Kok gak berguna? Hayley sayang..."
"Seperti Miranda, dia pinter banget gambar, pantes aja, papa mamanya arsitek. Terus Damian, suaranya bagus banget, ternyata dia anaknya penyanyi. Lindsay juga lentur banget, ternyata mamanya pelatih balet. Atau Lily, yang tinggi langsing kayak model. Jelas aja, mamanya emang model, papanya artis. Sedangkan Hayley... bahkan Hayley gak tau bakat apa yang bisa turun ke Hayley dari papa sama mama!" emosi Hayley seketika meledak, memotong pembicaraan kakaknya, menyemburkan lava kekecewaan yang panas meluap-luap dari gunung berapi di hatinya.
"Hayley sayaang, gini loh. Papa sama mama itu orang yang pinter. Berkat mereka pinter, bisa nyari uang yang banyaaaak sekali. Tujuannya, biar Kakak sama Hayley bisa sekolah dan jadi orang yang pinter juga. Nah, Hayley pinter itu, turunan dari mama papa."
"Kakak gak ngerti maksud Hayley. Hayley juga mau punya bakat keterampilan, sama kayak temen-temen Hayley yang lain. Bahkan kayak Fred, dia jago banget nari dan main musik, padahal gak ada turunan dari papa mamanya. Atau Alyssa yang ngomong Bahasa Inggrisnya udah persis orang luar sana, padahal papa mamanya gak lulus SMA. Hayley malu Kak."
"Dulu Kakak juga kayak kamu. Pas SMP, Kakak gak punya temen. Bukan karena Kakak nakal, tapi karena Kakak anak beasiswa. Waktu itu kita belum berkecukupan seperti sekarang, dan Kakak sekolah bermodalkan otak dan sarana beasiswa. Di SMA, Kakak ditolak di semua ekskul. Band gak mau nerima Kakak dengan alasan Kakak gak bisa bermain musik. Dance, Kakak juga ditolak karena dibilang kaku. Bahkan di teater pun kakak tidak diterima dengan berbagai alasan negatif lainnya. Kamu tau yang tersisa apa? Hanya ekskul catur yang mau menerima Kakak. Kakak memang sedih, tapi kakak tau, perjuangan kakak belum berakhir sampai disitu saja. Akhirnya kakak membulatkan tekad, kakak harus membuat sesuatu yang berbeda. Nah, kamu lihat kan hasilnya, bakery&cafe dan panti asuhan yang kita miliki itu hasil usaha kakak sendiri. Dan sekarang, semua teman-teman kakak tidak lagi meremehkan, dan sudah menghargai perjuangan kakak," cerita sang kakak sambil tersenyum ke arah adik kecilnya ini.
"Jadi, menurut kakak, Hayley juga bisa membanggakan seperti teman-teman Hayley?" tanya Hayley sembari menoleh ke arah kakaknya dan mengusap air mata di sudut matanya yang berbinar.
"Iya, sayang. Pasti. Kalau kamu mau menggali semua potensi yang ada di dalam diri kamu, dan rajin-rajin mengembangkannya, pasti kamu bisa jadi apa yang kamu mau. Percaya sama kakak, kamu akan menemukan titik tertinggi dari potensi kamu. Tuhan pasti sudah merencanakannya. Nanti, saat waktunya sudah tepat, kamu pasti akan tau kemana harus melangkahkan kaki-kaki prestasimu. Tapi kakak berpesan ya, bagaimanapun keadaan kamu, jangan sampai kamu menyerah. Menyerah itu hanya untuk yang kalah. Kakak mau kamu jadi pemenang. Oke?" 
"Hmm... Iya kak," sahut Hayley, sambil memeluk kakak tersayangnya.
"Oh ya, Kakak juga mau bilang. Kalau nanti Hayley sudah tau apa yang harus Hayley lakukan, atau nanti ketika Hayley sudah sukses, jangan sampai lupa daratan. Tidak boleh sombong. Apalagi sebelum ada hasilnya, tidak usah mengumbar segala sesuatu secara berlebihan. Kamu juga harus bisa berguna untuk orang lain, bukan hanya diri sendiri. Ingat pesan kakak ya. Talk less. Then you can dream, do, feel, and shine."

-ral.

Friday, November 25, 2011

Cerpen 6

Sesampainya di rumah, Justin sudah merasa sangat gerah,
ia lalu segera menyalakan air di bath tub kamarnya dengan air hangat.
Kemudian ia menyalakan tv yang ada di dalam kamar mandinya,
dan mulai berendam sambil menonton tv.
Ia sesekali melamun, bayangan yang ada dalam benaknya hanyalah Lizzie.
Tawanya yang polos, terkadang membuat hati Justin bergejolak.
Padahal awalnya ia sama sekali tidak bertujuan untuk mendekati Lizzie.
"Ah apa-apaan sih aku ini? Kenapa jadi memikirkan Lizzie?" pikirnya.
Tiba-tiba telepon di kamar mandi Justin berbunyi.
"Ya, halo?" Justin menjawab dengan santai, seperti biasa.
"Sayang, kamu lagi apa? Kok smsku gak dibales?" terdengar suara manja dari seberang telepon.
"Aduh sorry Katarina sayang, aku lagi berendam, gerah banget badanku."
"Oh yaudah mandinya jangan lama-lama ya. Nanti malem aku ke rumahmu deh?"
"Oke sayang. Sampai ketemu nanti. I love you."
"I love you too."

Setelah selesai berendam, Justin segera merebahkan tubuh lelahnya di atas ranjang king sizenya.
Lalu mengecek ketiga HPnya; ada sebuah telepon masuk.
Tidak seperti biasanya, kali ini Justin mengembangkan sedikit senyum di tepi bibirnya.
Lizzie.
"Hey, kenapa Liz? Tumben?" tanyanya santai.
"Eh, ehm ini. Ntar malem mau nongkrong di tokok coklat biasa ga? Aku pengen hot mint chocolatenya nih," lanjut Lizzie.
"Hm, sorry banget, Liz, ntar malem aku gak bisa, ada acara keluarga. Kapan-kapan aja yaa.." kata Justin, lembut.
"Oh, yaudadeh. Daaah!" jawab Lizzie yang tetap ceria, sembari memutuskan koneksi teleponnya.
Justin mendengar nada kekecewaan dibalik keceriaan Lizzie.
Namun apakah ia peduli?

    Syg, maaf ya, hari ini kamu gabisa ke rumahku.
    Aku mau pergi, ada acara nonton bareng temen2.
    Bsk aja gmn? see u tmrw :)
__________________________________________

    Liz, aku di depan rumahmu :)

Lizzie melompat dari sofanya begitu melihat sms masuk dari Justin.
"Justin? Katanya gak bisa?"
"Eh, iya. Tapi setelah kupikir-pikir, aku juga pengen hot mocca nya nih," kata Justin sembari melemparkan senyum manisnya.
Matanya yang biru kembali bercahaya.
"Oh, yaudah, aku ambil jaket dulu ya sebentar," jawab Lizzie sambil mengembangkan senyum termanisnya.

(to be continued on Tessa's blog)

Friday, November 11, 2011

Our Language Class

Senin - Rabu (7-9 November 2011)
Kelas XI di Sanur BSD dapet pelatihan Ai (Appreciative Inquiry).
Di pelatihan ini, kita diajarkan untuk menjadi positif,
dan bisa menyadari potensi kita masing-masing.
Menurut gue, pelatihan berjalan dengan seru banget :D
Apalagi kita dapet mentor nya Bu Dewi.
SURGA!
Gue ngerasa kelas jadi lebih kompak.
Dari proses itu, lahir juga lagu kebangsaan ABah:
(CLICK THIS)
itu liriknya :)

Tuesday, November 1, 2011

Vergessen zu Vergessen


Das ist ein Lied von Luxuslärm,
und ich höre gern das Lied :)

Warum lauf ich Nachts ohne Ziel
durch all die fremden Straßen
und will 'ne Geschichte erzählen,
die nie zu Ende geht?
Warum wart ich tags auf den Regen,
auf die große Flut?

Sind Welten, die uns trennen.
Nichts ist ewig.
Hab deine Stimme fast gelöscht.
Es ist soweit.

Denn ich hab dich nie gehalten.
Ich hab dich nie vermisst.
Ich weiß nicht wer du warst, nicht wer du bist.
Ich kenn nicht mal deinen Namen.
Ich hab dich nie geliebt.
Ich hab nur grad vergessen zu vergessen,
dass es dich gibt.

Warum schau ich nach einem Zeichen,
nach irgend'ner Sms?
Um 'ne Geschichte zu hören,
die nie begonnen hat.
Gehts dir genauso wie mir?
Weißt du noch?

Sind Welten, die uns trennen.
Nichts ist ewig.
Hast du meine Stimme schon gelöscht?
Es ist soweit.

Denn ich hab dich nie gehalten.
Ich hab dich nie vermisst.
Ich weiß nicht wer du warst, nicht wer du bist.
Ich kenn nicht mal deinen Namen.
Ich hab dich nie geliebt.
Ich hab nur grad vergessen zu vergessen,
dass es dich gibt.
Dass es dich gibt.

Sunday, October 30, 2011

Before You Call Yourself My Man

This is a song of Karina Pasian.
I knew this song from my boyf, Gala.
He played the song for times in his car.
And I started to like this song too.
For it's really good to hear and sing.
And I love the Lyrics:

I Know That You've Been Calling Me,
And I'm happy that we met.
Don't think that I'm not interested.
I'm just playing hard to get

So much about this crazy game they call love
That I'm trying to understand,
So could you be my best friend,
Before you call yourself my man

Why can't I love you in slow motion,
Take my time,
Take away the pressure on my mind
Really get to know you
But rewind
Wanna love you in slow motion
Why can't I?

You seem to know just what you want
And I like your confidence
Some things a girl should never rush
Cause If you do you hurt yourself

So much about this crazy game they call love
I'm still trying to understand,
So could you be my best friend,
Before you call yourself my man

Why can't I love you in slow motion,
Take my time,
Take away the pressure on my mind
Really get to know you
But rewind
Wanna love you in slow motion
Why can't I?

I'm too young for tears in the night
And it's to soon for this to be right
Don't wanna mess with your pride
The questions not when but why

Why can't I love you in slow motion,
Take my time,
Take away the pressure on my mind
Really get to know you
But rewind   
Wanna love you in slow motion
Why can't... I?

Thursday, October 27, 2011

Football Superhero

well yeah, I got a task from my English Literature teacher.
We had to make an at least three-stanza poem.
Each stanza consists of four lines.
And we gotta use figurative languages.
I was looking for an inspiration,
while I saw XI IPS 1 out there, playing soccer.
Aaaaand, Gala was there too!
yeah. that's it :p
Here's the poem.
I'm not sure about the grammar,
so if there is any mistake,
just forgive my words :)

From a thousand miles I stare
One of twenty-two boys fighting for a ball
The one who runs as fast as a tiger
The one who attacks the goal angrily

His wet hair is a black pearl
With sweats running down his forehead
Touching his pretty eyelashes to his lips
And drop perfectly to kiss the grass

The way he stares at his victory
Sprinkles some joyful spirits
He would never throw in the towel
For he is a football superhero

                                                                                    (ral.)

Tuesday, October 25, 2011

About PUMPKINETIC

CLICK THIS!
To know more about PUMPKINETIC.
Well this is linked to Bagus' blog.
For addition,
Pumpkinetic included:
- Angie
- Angel
- Bagus
- Della
- Filia
- Gejes
- Tessa
- Wendy

SuperWeek ; DANCE! + Soccer and Vocal Group

10 Oktober 2011.
Pumpkinetic, tim pembinaan modern dance di Santa Ursula BSD angkatan gue.
Kita audisi di Senayan buat lomba Glee and Dance Competition.
Walaupun banyak salah, tapi kita bakal lomba juga nanti hari jumat.
Oh iya, pas ini, kita kasi surprise buat ka Adit, our master.
Seru deh :D

12 Oktober 2011.
Ada seleksi bola cewe! dan gue baru tau pas pulang.
agak gak fair sih emang kalo dipikir.
soalnya ini seleksi ga disosialisasi, jadi ga semua bisa tau kan ya.
akhirnya gue ke rumah iren minjem baju or + sepatu.
terus gue ikut deh tuh bareng ukill emon aput.
dan gaktaunya ada gala dkk dateng wth maaaaaan
gue udah cupu makin cupu diliatin + disorak2in gitu.
untung ada si pak bay :3

13 Oktober 2011.
Hari ini kita latihan pembinaan, selesai itu, kita langsung siap-siap menuju puri.
yah, EO nya bilang latihan flash mob dan gladi resik bakal dimulai jam 8.
kita nyampe di Puri Mall jam 8.15.
Dan kita langsung sms EO nya ada dimana.
Guess what? mereka belom nyampe.
Mereka baru nyampe sekitar jam setengah 9an.
Dan latihan baru dimulai jam 10 malem.
Alhasil, kita kecapean, dan beberapa anggota dimarahin orangtuanya.
Kita pun bermasalah sama si supirnya Wendy.
What a mess.


14 Oktober 2011.
Hari ini, kita lomba di Puri Mall, acara Glee and Dance Competition itu.
Syukur-syukur deh, jurinya suka sama kostum + ekspresi kita.
berdoa aja buat masuk final.
oh iya, kontestannya keren2 loh, gue sih udah pesimis dari awal HEHE

15 Oktober 2011.
Hari yang besar buat tim pembinaan modern dance di Santa Ursula BSD.
Ini hari yang kita tunggu untuk nampilin yang terbaik dari kita.
Lomba dance di Tarakanita 1 Cilandak atau yang biasa disebut Tarsat.
Nampilin tarian yang udah kita siapin cape-cape.
Buat apa? buat jadi juara, pastinya.
Abis OR, test Prancis, gue keluar dari kelas, ga ikut ekskul disputasi.
Buat siap-siap, make up, latihan juga.
And yep, we did our best :)


Pulang dari Tarsat, kita langsung ke O2, latian broadway dance buat ulang tahun Wendy.
eh gaktau nya kita dapet pengumuman kalo kita lolos ke final buat lomba di Tarsat
sama ada kita juga ikut lomba umum kan, kita juga ke final.
akhirnya sebelom broadway nambahin pembinaan dulu lumayan lama ampe tepar.
terus pas latihan broadway anak2 pembinaan udah pada bete gitu.
pas anak2 non pembinaan becanda, jadi pada marah2. ya termasuk gue sih.
mana high heels buat nari pake nganga lagi sol depannya errrr.
udah cape, akhirnya kita pulang deh ke rumah masing-masing.

19 Oktober 2011.
Hari ini SPH cup! gala main tapi gue gabisa nonton :(
karna ada latian bola cewe ituuu kan tiap kamis ada pembinaan dance
jadi otomatis gue cuma bisa latian rabu.
hasilnya 2-2 gol stanley sama apel.
gue? latihan dong yaa.
yah better lah walaupun masih diketawain sama pa oky -_-

20 Oktober 2011.
Pembinaan dance lagi.
begonya, gue bawa kotak sepatu doang, ganyadar isinya gak dibawa -_-
akhirnya gue pinjem sepatu OR sella deh.
oiya gala SPH cup! menang 1-0 gol stanley lagi.
pulang dari sekolah gue tessa ke rumah grady buat latihan vocal group.
oiyah vocal group.
ini buat acara besoknya, OLYMPITUS
apaitu? olimpiade di santa ursula ya kalo ga salah.
udah dari selasa latihan terus.
FYI rumah Grady blakangnya keren banget!
di teras belakang gitu lumayan luas, ada kacanya enak banget buat nari.

21 Oktober 2011.
Hari ini, gue kena 2x nervous.
pertama, hari ini OLIMPITUS!
gue vokal grup HAHA lumayan berperan lah seengganya gue berperan dalam blocking dan koreo
kita dateng ke sekolah pake baju OR dan rok kotak-kotak ijo.
(yang menurut gue jelek parah)
terus setelah upacara nyalain obor di lapangan sekolah, kita dapet konsumsi.
abis itu kita yang vokal grup ganti baju di kelas, terus langsung ke aula.
kelas XI IPB dan XII IPB kan digabung,
terus kita dapet urutan nomer 11.
Kita nyanyi lagu Hey, Soul Sister -nya Train dimedley sama Menunggumu -nya Ridho Rhoma.
oke gue tau itu gak nyambung tapi yaudalahya.
emang hasilnya kelas bahasa belom menang, tp gapapalah :)
pulang dari sana kita nongkrong di O2, siap-siap segala macem.
udah make up, terus kita ke Tarq Cup XV.
hari ini kita gak ditemenin Ka Adit, tapi Ka Wita.
kita tampil urutan ke-5 aka terakhir.
Gue seneng Gala dateng :)
setelah itu kita langsung pulang.

22 Oktober 2011.
Hari ini pengumuman!
Jam 3an kita ngumpul di depan sekolah.
Tapi yang berangkat cuma gue, Bagus, Gejes, sama Filia.
Angel tadinya mau ikut tapi dia ketiduran.
Sampe disana masih rada sepi gitu, ditambah gerimis juga.
Udah jajan-jajan segala macem, akhirnya pengumuman juga!
Yang baca pengumuman sih gaasik loh ya
bacanya datar bangeeeet gak ada nadanya
ada juga do-do-do-do.
pas dance sma....
"Juara 3 dimenangkan SMA 66,
Juara 2 dimenangkan SMA Labsky,
Juara 1, dimenangkan oleh, SMA, Santa Ursula BSD."
di tengah lapangan sepi gitu, yang lain biasa aja.
gue, Fili, Gejes yang langsung teriak2 loncat2 gitu.
Orang-orang langsung pada ngeliat ke kita.
malu sih, tapi bodo ah.
GUE SENENG BANGET!!!
sampe lemes loh lebay tapi gak bohong.


SOOOOOO
these are some of our euphoria moments....
with the trophy and other prizes :)
some of you may think we're goin crazy,
but believe me, it's kinda celebration!

me with the trophy and the envelope,
right after the announcement

and when we had just arrived at O2 Dance Studio,
suddenly... we're goin "wild"












PUMPKINETIC ROCKS!
*oh iya ini nama group kita, tunggu post selanjutnya :)

Sunday, October 23, 2011

Cerpen 4

Justin menganggap peristiwa vas jatuh itu adalah sesuatu yang lucu.
Ia terus menertawakanku tentang kejadian itu.
Tak apalah, Lizzie tetap senang bisa melukiskan pelangi indah pada bibirnya,
dengan mata birunya yang berkilauan.
Lizzie jadi semangat ke sekolah.
Ia ingin selalu bersama Justin.
Kegilaan akan cinta barunya ini, bahkan membuat Lizzie lupa diri.


"Liz, udah dong, kamu ceritain tentang Justin di toko coklat udah lima kali!"
Diana, yang sudah lelah mendengar celotehan Lizzie, akhirnya angkat bicara.
"Dengar ya Liz. Aku gakmau membatasimu. Tapi, aku sarankan untuk hati-hati sama Justin.
Menurutku, kamu jangan sampai jatuh cinta sama dia," lanjut Diana.
Lizzie, dengan segala kekagumannya akan Justin, mengerutkan dahinya.
Ia melepaskan mulutnya dari sedotan jus jeruk yang ia beli dari kantin.
Ia heran, mengapa temannya ini selalu aneh tentang Justin.
"Kamu ini kenapa? Kamu suka sama Justin? Iri sama aku?" kata Lizzie tiba-tiba,
kesal akan perkataan Diana.
"Liz, aku ini sahabatmu. Aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi padamu,"
jawab Diana, mencoba untuk tetap tenang.
"Di, bisa ngomong sebentar gak?" tiba-tiba seseorang datang menarik tangan Diana.
Gary. Seorang cowok kurus-tinggi berambut keriting.
Ia adalah teman baik Justin. Lizzie semakin heran, sebenarnya ada apa?
"Liz, pinjem Diana bentar ya. Tenang aja, bentar lagi Justin nyusul kok,"
kata Gary pada Lizzie sembari menarik Diana dan mengembangkan senyum termanisnya.


"Hey! Ngelamun lagi kaaan" Lizzie tersentak karena kaget akan kedatangan Justin.
"Eh? Hehe iya abis bingung mau ngapain" jawab Lizzie seadanya.
"Hmmm, yaudah, ikut yuk! Aku beliin es krim" kata Justin lagi.
Mereka berdua pun duduk bersama menikmati es krim favorit mereka.
Tidak lain dan tidak bukan adalah rasa coklat.
Angin sejuk menghembus di wajah kedua remaja bahagia ini.
Ditemani indahnya langit biru.
Biru, sebiru mata Justin.
Sejuk, sesejuk hati Lizzie, ketika ia bersandar di bahu pujaan hatinya ini.


_______________________________
"Lizzie benar-benar sudah dibutakan, dan aku gakmau tinggal diam!"
"Diana, dengar ya. Ini sama sekali bukan urusan kamu, jadi mending gausah urusin Justin lagi."
samar-samar terdengar pertengkaran kecil antara Diana dan Gary.
"Aku sahabat Lizzie, gak peduli sama Justin, yang aku urusin ya Lizzie.
Dia itu benar-benar sudah dibutakan. Dia bahkan gak tau asal-usul Justin,
masa lalu sama mantan-mantannya gimana, gak tau semua!
Yang dia tau, hanya sebatas Justin. Mata biru. Badan tegap-tinggi. Jago skate.
Kapten Basket. Suka coklat. Banyak uang. Sudah kan?"
Diana memperjuangkan pendapatnya yang ia yakini benar.
"Yaudah, terserah deh. Palingan juga kamu jadi kayak gini, karna kamu itu korban sakit hati Justin kan?" Gary, membalas dengan dingin. Singkat namun mengena. Diana hanya bisa terdiam, sambil memandangi sosok jangkung yang berjalan meninggalkannya.


(to be continued on Tessa's blog)

Friday, September 30, 2011

Cerpen 2

Aku tak kunjung berhenti memikirkannya. Mungkin ini berlebihan. Tetapi, aku tidak pernah merasa senyaman ini. Lamunanku menuju langit ke tujuh ini dipecah juga oleh teman sepermainanku.

"Lizz! Astagaaaa Justin aja dilamunin terus!" katanya tiba-tiba.
"eh apaan banget! Aku gak mikirin diaaaa aku kan cuma..."
"cuma apa? kangen? suka? hahahaha" kata cewek kurus nan tomboy bernama Diana.
"Ah berisik deh, ng-eskrim yuk!"

2 jam berlalu. Aku dan Diana menghabiskan waktu di kedai es krim sambil bercanda dan berbagi cerita. Entah bagaimana, rasanya Diana tau sekali tentang Justin.
"eh tapi kok kamu tau banyak tentang Justin?" tanyaku penasaran.
"hah? ah... yaaa... keliatan aja gitu hahaha. Eh mau pindah nggak? Kita ngopi" jawab si tomboy ini dengan nyengirnya yang khas."
Aku curiga dengan tingkahnya. Pasti ada sesuatu yang salah. Namun aku memutuskan untuk tidak menanyakannya. Karena aku tidak suka ada badai yang memisahkan kapal dan nakodanya.
Mungkin aku berlebihan, tapi inilah yang aku rasakan. Dan kini, kegilaanku akan si mata biru semakin menjadi-jadi.



My eyes are no good, blind without her
The way she moves I never doubt her

When she talks she somehow creeps into my dreams
She’s a doll, catch, a winner
I’m in love and no beginner
Could ever grasp or understand just what she means

Baby, baby blue eyes
Stay with me by my side‘til the morning, through the night
Well baby, stand here holding my sides
Close your baby blue eyes
Every moment feels right
And I may feel like a fool
But I’m the only one dancing with you
Whoa oh oh, oh oh oh oh oh, oh oh oh , oh oh

I drive her home when she can’t stand
I like to think I’m a better man
For not letting her do what she’s been known to do
She wears heels and she always falls
I let her think she’s a know it all
But whatever she does wrong, it seems so right
My eyes don’t believe her, but my heart swears by her

Baby, baby blue eyes
Stay with me by my side‘til the morning, through the night
(can’t get you out of my mind)
Well baby, stand here holding my sides
Close your baby blue eyes
Every moment feels right
And I may feel like a fool
But I’m the only one dancing with you
Whoa oh oh, oh oh oh oh oh, oh oh oh , oh oh
Cant get you out of my mind

I swear i've been there
I swear i've done that
I'll do whatever it takes just to see those

Baby, baby blue eyes
Stay with me by my side‘til the morning, through the night
(can’t get you out of my mind)
Well baby, stand here holding my sides
Close your baby blue eyes
Ever moment feels right
And I may feel like a fool
But I’m the only one dancing with those

Baby, baby blue eyes
Stay with me by my side‘til the morning, through the night
(can’t get you out of my mind)
Well baby, stand here holding my sides
While closing your baby blue eyes
Ever moment feels right

My eyes are no good, blind without her
The way she moves I never doubt her
When she talks she somehow creeps into my dreams

Kunyanyikan lagu "Baby Blue Eyes" milik A Rocket To The Moon dengan mengganti semua 'her' menjadi 'him'. Dan setelah lagu itu terulang entah berapa kali, aku baru sadar jam dinding segitiga di dinding kamarku sudah menunjukan jam 2 pagi. Aku terkejut dan segera melelapkan diriku dalam mimpi.

(lanjut di blog Tessa).

Monday, September 26, 2011

sebuah "keluarga"

Orang bilang, sebagai sebuah "keluarga", haruslah saling menyayangi, 
menerima apa adanya.
Saling menghargai, toleransi, dan tidak saling menjatuhkan.
Tetapi di dalam sebuah "keluarga", ada saja pihak yang tidak disukai.
Lalu bagaimana jika kita memang tidak suka dengan gayanya? dengan orangnya?
Kalau terus-terusan tidak suka, ikatan keluarga itu tidak menjadi rapat dan kuat.
Tetapi kalau pura-pura suka, artinya munafik.
Berusaha suka padahal tidak, menyiksa diri.
Kalau jujur bahwa kita tidak suka, menyakitkan hati dan memicu pertengkaran.
Jadi yang mana yang harus kita utamakan? kesatuan atau kejujuran?

-ral.

Dear God.

God, I'm very sorry for blaming You all the time.
I know I'm not perfect. but so do the others.
I often think that my life ain't nice.
I think that I have no talent, 
that I can't make anybody proud,
that I can't be like "her".
And I do it very often.

God, I'm sorry for blaming my parents all the time.
I blame them for the economy things.
I blame them for any imperfection on me.
I blame them for any mistake in my activities.
And I seldom thank, about their kindness.

God, I'm sorry for being too fragile when I feel alone.
I know I have so many friends, although some of them hate me, 
or fake, maybe.
But on the other side, I know I need them,
I know there are true friends who sincerely love me.
Please, don't let them go from me, God.
Promise I'll fix myself so I wouldn't be so bad anymore to them.
So I can be a good friend, true friend, real friend, and even best friend.

God, I'm sorry. I didn't realize that you gave me so many things.
I'm sorry for being weak when I know You made me strong.
Even when no one vote for me.
You give me someone.
Someone, who can make every single laugh I throw.
Someone, who can sing heaven's song for me, when I fall down.
Someone, who can make me feel that I'm worth.
Someone, whom  you've given a half of my soul.

God, please teach me and direct me to be the best of me.
I wanna make You proud.
I wanna make my parents and friends happy to be with me.
And once more, I wanna be the best of me.


God, I thank You from the bottom of my soul.
For my beautiful love.
For my various friends.
For my unique parents.
For my facilities.
For my hidden talents.
For all of your kindness.
And last but not least,
for letting me feel, that I am special.

w/♥,your mean child.     
ral.

Saturday, September 24, 2011

XDlicious; we learn, we laugh, we love. we're family: XD BBQ part 2

see it on Ukill's blog :) : Acara kelas nambah 1 lagi, kali ini bbq lagi Ide awal itu dari codet, gatau ada apa dia tiba-tiba nanya "kapan ada BBQ?"

Wednesday, September 21, 2011

Losing

We do lose things in our lifetime.
Although it's always hard and hurtful,
try to let go,
for losing is a part of human's law.
People live, people die.
There's no party which has no ending.

-ral.

Tuesday, September 20, 2011

Cerpen Tandom (tessangie)

Senyum itu menghias pagi ini. aku pergi ke sekolah dengan 1/4 semangatku, sebelum akhirnya aku bertemu dengannya. tatapannya yang dingin membuatku membeku saat melihatnya. kibasan rambutnya yang lembut membuatnya terlihat lebih hawt. pancaran matanya yang biru seakan membuat dunia ini berhenti berputar. bagaikan sinar mentari yang terbit dari sebelah timur, menerangi permukaan bumi sampai ke barat, ia menerangi hariku, dari ujung kepalaku sampai ujung jari kakiku. tiba-tiba semangatku bangkit kembali, dan aku siap masuk ke kelas (?)

Pelajaran demi pelajaran aku lewati dengan memandangi sebuah punggung putih. punggung milik laki-laki bermata biru itu. hari pertamaku di tahun ajaran ini akan berbeda. karena ada dia, orang yang selalu kulihat dari balik bayang-bayang, yang selalu kulihat dari ekor mata saat melewatinya. sekarang, ia ada di depan mataku. kuharap, ini adalah permulaan yang baik.


masih ku pandangi punggung itu. hingga tiba-tiba (jeng jeng jeng jeng!!!) saatnya bagi kami sekelas untuk saling berkenalan, dan tak kusangka, ia menoleh dan mengulurkan tangannya kepadaku. Dunia seakan berputar 2 kali dalam sehari. Tanganku dingin, bibirku membeku, tangan pun tak kunjung menyambut uluran tangannya. "Halo?" katanya tiba-tiba, memecah suasana beku dalam diriku. mataku langsung menuju matanya, matanya yang biru itu. "eh....ya? haloo k-k-kenapa?" kataku sambil berusaha menarik kedua ujung bibirku untuk tersenyum. "Kok bengong? kita kan disuruh kenalan" katanya disertai tawa canda yang membuat jantungku berdegup sangat kencang seperti drum sirkus yang menyambut singa jantan. aku pun menyambut tangan kanannya. "wah, tanganmu kok dingin?". Seketika kutarik tanganku, salah tingkah, mukaku pun memerah. Tiba-tiba seorang teman di sebelahku menyorakiku dengan keras "cieeeee......Lizzie sama Justin..CIEEEEEE..." sorakan itu semakin membahana di kelas art sekolah Internasional ini. Aku malu sekali, tapi ternyata Justin malah tertawa-tawa bercanda, dan aku pun menjadi terbawa suasana.

bersambung...

Saturday, September 3, 2011

Indonesia, oh Indonesia.

kemaren, sekitar jam 9 malem, gue balik dari Om Rob's acara makan2.
FYI makanannya enak2 banget, beneran selection semua kayaknya so yummy! :9
terus gue dan bokap ke airport jemput nyokap.

sekitar jam 10, gue nyampe di airport.
as usual gue langsung heading to the red corner, craving for delicious rotiboy.
tapi yang gue temukan? jeng jeng... "udah tutup mbak.."
oh snap. yaudah deh gue sama bokap duduk di kursi2 disitu.
setelah delayed, akhirnya pesawat nyokap landed juga.
pas banget emang gue udah pengen berdiri gara2 bapak2 sebelah gue ngerokok asepnya ke gue.

gue sama bokap jalan ke arah depan pintu.
banyak banget orang ngerokok.
dan gue selalu gak suka orang buang asep ke muka orang.
jadi gue ngetweet deh hehe.

gak lama bokap bilang "ngie liat deh"
apa coba? ada tulisan2 gini di sana. dan banyak BANGET.


i'm obviously pissed off.
HADOH Indonesia nih, hukumnya lembek banget sih. lenje!
yaudah sengaja aja gue ngomong sama bokap kenceng2.
"liat deh pa"
"emang tuh 50 juga bulu ketek kali ya"
"hadeh pemerintah lembek ya selembek mie nyemek"
ato nunjuk2 sekalian ajadeh.
gue tambah kesel waktu ada TNI lewat sambil ngerokok terus ngobrol sama petugas airport yang juga ngerokok.
gue bilang aja "pah liat deh, TNI juga ngerokok."
si TNI nyadar dan noleh. 
gue takut sih abis dia bawa pistol. coba kalo gak, gue foto deh hehe -_-


setelah nyokap gue keluar, gue ngomong gitu kenceng2
"liat deh ma, tulisannya (sambil nunjuk tinggi2). tapi itung deh mah berapa orang yang ngerokok."
terus nyokap gue nyambungin.
"yah, gabisa baca kali."
owyeah.
terus sebelom pulang gue sengaja foto itu poster biar orang2 liat huehehe.

udah pulang nih, mau bayar karcis parkir.
eh taunya yang tugas disitu ngelayanin sambil nelfon cobaa.
taro dulu keeek. masa ngomong sama bokap gue sekalian sama somebody yang dia telfon.
kan ga sopaaan. yaudah gue foto lagi deh hehe.

malemnya gue dikecewain lagi.
bola ; Indo kalah sama Iran 3-0.
what the hell man gausah mimpi masuk piala dunia deh -_-
sorry frontal tapi benerin dulu aja mental2 orangnya.

Friday, September 2, 2011

Arabusta Coffee, silahkan!

mimpi apa gueeee
bisa kerja di arabusta, coffee shop + dine.
gak kerja juga sih, semacam magang gituuu.

hari minggu  kemaren, senin, sama kamis gue magang disitu.
seru bangeeeeet gakuat!



mulai dari promosi di depan
"Arabusta Coffee, silahkan! kita punya menu baru blablablabla"
sambil megang menu B-)


taking order
"misi menunya. mau pesan apa?"
terus dicatet B-)


nganterin
"permisi, ini blablabla nya, silahkan"


beresin meja
"misi, boleh saya angkat?"
sambil bawa tray B-)


nyuci piring segunung B-)


dan yang paling asik, bikin minuman!
some photos:

Mochalicious and Arabusta Signature (caramel blend)

Nutty Mocha (hazelnut blend)

lychee and purple rain soda

Irish Coffee



Espresso. Ini kayak bahan dasar kopinya gitu. susah loh
 bikinnya. harus pas waktu, kekuatan dll lah
dan lain-lain :D

oh ya sempet nyobain bikin rotiboy juga satu kali hihihi 
relasi memang penting (:

Punya gue masih rada pletat-pletot hehehe




Thanks to para Om Owner, Mbak Eva, Engkong Bangkit, Mas Arman, Mbak Fetti, dan masih banyak lagi :D


And my working partner, Tessa :*




FUN!